Kabupaten Sukabumi, salah satu wilayah terluas di Jawa Barat yang dikenal dengan potensi kelautan, agrikultur, dan pariwisatanya, menunjukkan tren positif dalam pertumbuhan Upah Minimum Kabupaten (UMK) selama 15 tahun terakhir. UMK 2025 resmi ditetapkan sebesar Rp 3.604.483, mengalami kenaikan stabil dari tahun-tahun sebelumnya.
Data UMK Kabupaten Sukabumi 2010–2025
Analisis UMK Kabupaten Sukabumi: Stabil, Progresif, dan Menjanjikan
Lompatan Besar di Tahun 2013
UMK Sukabumi sempat melonjak tajam pada 2013, dari Rp 885 ribu ke Rp 1,2 juta. Lompatan ini menandakan percepatan pembangunan ekonomi berbasis infrastruktur, pariwisata selatan (Palabuhanratu), serta bertumbuhnya sektor manufaktur ringan di utara Sukabumi.
Konsistensi Kenaikan Hingga 2025
Hingga tahun 2025, UMK Sukabumi meningkat lebih dari 435% dari nilai tahun 2010. Ini menunjukkan ketahanan ekonomi lokal terhadap tantangan nasional seperti pandemi, serta meningkatnya standar hidup masyarakat pekerja.
Potensi Tenaga Kerja dan Investasi
Kenaikan UMK ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah daerah aktif mempromosikan kawasan industri dan pengembangan ekonomi digital serta agro-maritim. Wilayah seperti Cibadak dan Cicurug menjadi pusat industri padat karya yang turut menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Peluang di Balik Kenaikan UMK Sukabumi
- Daya Saing Tenaga Kerja Lokal
UMK yang meningkat membuat pekerja Sukabumi makin kompetitif untuk sektor manufaktur, logistik, dan pariwisata. - Peluang Investasi Baru
UMK yang wajar dan progresif menjadikan Sukabumi menarik bagi investor yang ingin menghindari biaya tinggi seperti di kawasan metropolitan. - UMKM & Ekonomi Kreatif Bertumbuh
Dengan meningkatnya daya beli masyarakat, sektor kuliner, fesyen lokal, dan kerajinan tangan juga ikut terdongkrak.
Kesimpulan
UMK Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan tren positif dan progresif, mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dari hanya Rp 671 ribu di tahun 2010 menjadi Rp 3,6 juta di tahun 2025, Sukabumi menempatkan dirinya sebagai salah satu daerah dengan prospek tenaga kerja dan investasi terbaik di selatan Jawa Barat.
